Jumat, 19-01-2018,  

Home   Agenda  Pengumuman  Foto  Video  Situs Terkait  Saran  Kontak


  Ikuti kami di Selamat Datang di Website Resmi Wisata Murakata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Tengah
 
0 1 2


Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan

 Waktu : 24-12-2015
HARI JADI HST  
 Waktu : 05-10-2015
AKSI KEPARIWISATAAN  
 Waktu : 18-09-2015
KAMPUNG BANJAR  
 Waktu : 01-05-2015
PEMBUATAN BUKU SADAR WISATA  
 Waktu : 04-05-2015
PEMBINAAN SADAR WISATA  

Download Center

Berita dan Kegiatan


SADAR WISATA DAN SAPTA PESONA

Sadar Wisata dapat didefinisikan sebagai sebuah konsep yang menggambarkan PARTISIPASI dan DUKUNGAN KOMPONEN MASYARAKAT DALAM MENDORONG TEWUJUDNYA IKLIM YANG KONDUSIF BAGI TUMBUH DAN BERKEMBANGNYA KEPARIWISATAAN DI SUATU WILAYAH DAN BERTUJUAN UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT .

SAPTA PESONA

            Sapta Pesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung kesuatu daerah atau wilayah di Negara kita. Sapta Pesona terdiri dari 7 unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan.

Kita harus menciptakan suasana indah dan mempesona dimana saja. Khususnya di tempat tempat yang banyak di kunjungi wisatawan dan pada waktu melayani wisatawan.

1.Aman

Wisatawan akan senang berkunjung kesuatu tempat apabila merasa aman, tentram, tidak takut, terlindung dan bebas dari :

 

a.       Tindak kejahatan, kekerasan, ancaman seperti kecopetan, pemerasan, penodongan, penipuan dsb.

b.      Terserang penyakit menular dan penyakit dan penyakit berbahaya lainnya.

c.       Kecelakaan yang di sebabkan oleh perlengkapan fasilitas yang kurang baik, seperti kendaraan, peralatan, untuk makan dan minum, lift alat perlengkapan atau rekreasi atau olahraga.

d.      Gangguan oleh masyarakat, antara lain berupa pemaksaan oleh pedagang asongan tangan jahil, ucapan dan tindakan serta perilaku yang tidak bersahabat dsb.

Jadi, aman berarti terjamin keselamatan jiwa dan fisik, termasuk milik ( Barang ) wisatawan.

 


2.TERTIB

 

       Kondisi yang tertib merupakan sesuatu yang sangat di dambakan oleh setiap orang termasuk wisatawan. Kondisi tersebut tercermin dari suasana yang teratur, rapi dan lancar serta menunjukan disiplin yang tinggi dalam semua segi kehidupan masyarakat.

3.BERSIH

 

       Bersih merupakan suatu keadaan atau kondisi lingkungan yang menampilkan suasana bebas dari kotoran sampah, limbah, penyakit, dan pencemaran. Wisatawan akan merasa betah dan nyaman bila berada di tempat tempat yang bersih dan sehat.

 

4.SEJUK

 

       Lingkungan yang serba hijau, segar, rapi memberi suasana, atau keadaan sejuk, nyaman dan tentram. Kesejukan yang dikehendaki tidak saja harus berada di luar ruangan atau bangunan, akan tetapi juga di dalam ruangannya, misalnya ruangan kerja atau belajar, ruang makan, ruang tidur dsb. Untuk itu hendaklah kita semua :

 

a.       Turut serta aktif memelihara kelestarian lingkungan dan hasil penghijauan yang telah di lakukan masyarakat maupun pemerintah.

b.      Berperan secara aktif untuk menganjurkan dan mempelopori agar masyarakat setempat melaksanakan kegiatan penghijauan dan memelihara kebersihan, menanam berbagai tanaman di halaman rumah masing-masing baik untuk hiasan maupun tanaman yang bermanfaat bagi rumah tangga, melakukan penanaman pohon/tanaman rindang di sepanjang jalan di lingkungan masing-masing, di halaman sekolah dsb.

c.       Membentuk perkumpulan yang tujuannya memelihara kelestarian lingkungan.

d.      Menghiasi ruang belajar/kerja, ruang tamu, ruang tidur, dan tempat lainnya dengan aneka tanaman penghias atau penyejuk.

e.       Memprakarsai berbagai kegiatan dan upaya lain yang dapat membuat lingkungan hidup menjadi sejuk, bersih segar dan nyaman.

 

 

5.  INDAH

 

     Indah yang selalu sejalan dengan bersih dan tertib dan tidak terpisahkan dari lingkungan hidup baik berupa ciptaan Tuhan Yang Maha Esa maupun hasil karya manusia.

Karena itu kita wajib memlihara lingkungan hidup agar lestari dan dapat dinikmati oleh umat manusia

.

Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain :

a.       Menjaga objek dan daya tarik wisata dalam tatanan yang estetik, alami dan haroni

b.      Menjaga lingkungan tempat tinggal secara tertur dan serasi serta menjaga karakter kelokalan

c.       Menjaga keindahan vegestasi tanaman hias dan peneduh sebagai elemen estetika lingkungan yang bersipat alami

   

6.   RAMAH TAMAH

     Ramah tamah merupakan suatu sikap dan perilaku seseorang yang menunjukkan keakraban,sopan, suka membantu, suka tersenyum dan menarik hati. 

     Ramah tamah tidaklah berarti bahwa kita harus kehilangan kepribadian kita ataupun tidak tegas dalam menentukan seseuatu keputusan atau sikap. Ramah, merupakan watak dan budaya bangsa Indonesia pada umumnya, yang menghormati tamunya dan dapat menjadi tuan rumah yang baik. Sikap ramah tamah ini merupakan daya tarik bagi wisatawan, oleh karena itu harus kita pelihara terus.


7.  KENANGAN

          Kenangan adalah kesan yang melekat dengan kuat pada ingatan dan perasaan seseorang yang disebabkan oleh pengalaman yang diperolehnya. Kenangan dapat berupa yang indah dan menyenangkan, akan tetapi dapat pula yang tidak menyenangkan. Kenangan yang ingin diwujudkan dalam ingatan dan perasaan wisatawan dari pengalaman berpariwisata di Indonesia, dengan sendirinya dalam adalah yang indah dan menyenangkan.

Kenangan yang indah ini dapat pula diciptakan dengan antara lain :

 

a.       Akomodasi yang nyaman, bersih dan sehat, pelayanan yang cepat, tepat dan ramah, suasana yang mencerminkan cirri khas daerah dalam bentuk dan gaya bangunan serta dekorasinya.

b.      Atraksi seni budaya daerah yang khas dan mempesona baik itu berupa seni tari, seni suara, berbagai macam upacara.

c.       Makanan dan minuman khas daerah yang lezat, dengan penampilan dan penyajian yang menarik. Makanan dan minuman ini merupakan salah satu daya tarik yang kuat dan dapat dijadikan jati diri (identitas) bangsa.

d.      Cenderamata yang mungil mencerminkan cirri-ciri khas daerah, bermutu tinggi, mudah dibawa dan dengan harga yang terjangkau, mempunyai arti tersendiri dan dijadikan bukti atau kenangan dari kunjungan seseorang ke suatu tempat/daerah/Negara.

    Sapta Pesona dan tujuan pelaksanaannya begitu luas dan tidak untuk kepentingan pariwisata semata. Memasyarakatkan dan membudayakan Sapta pesona dalam kehidupan sehari-hari mempunyai tujuan yang jauh lebih luas, yaitu untuk meningkatkan disiplin nasional dan jati diri bangsa yang juga akan meningkatkan citra baik bangsa dan Negara.


  Hits (3227)    Waktu :22-03-2014 (10:26:07)   Komentar (2)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Pengirim : kendarihiphop@yahoo.com
Hari : 2015-03-04, Tanggal : 04-03-2015, Waktu : 12:02:14
Komentar : koren deela susah hae sa cari ini

Pengirim :
Hari : 2015-09-18, Tanggal : 18-09-2015, Waktu : 18:59:26
Komentar :

Hal  
1